← → untuk pindah slide
Boardroom Presentation Mode
Eko Satrio
FGD Penyempurnaan Sistem Pengisian Data Mandiri UNS Jawametrik
Kalau yang dibangun hanya versi web dari form lama, pekerjaan panitia mungkin lebih ringan. Legitimasi scoring belum otomatis ikut naik.
Di titik ini, yang dipertaruhkan bukan sekadar efisiensi input, tetapi apakah bukti, indikator, dan hasil akhirnya bisa masuk ke sistem penilaian yang cukup rapi untuk dibandingkan dan cukup kuat untuk dipercaya.
31 Maret 2026
1 / 7
Eko Satrio
Problem Utama
Masalah utamanya bukan di platform.
Masalah utamanya ada pada siapa mendefinisikan data, bagaimana bukti dibaca, dan pada titik mana penilaian mulai kehilangan konsistensi.
Decision Architecture
2 / 7
Eko Satrio
Perbandingan Antar Institusi
Begitu bahasa evidencenya tidak sama, hasil akhirnya hanya terlihat rapi.
- Kalau definisi 11 kriteria masih ditafsirkan longgar, sistem baru hanya memindahkan bias ke tempat yang lebih modern.
- Kalau bukti masuk dalam format yang berbeda-beda, auto scoring hanya mempercepat angka keluar, bukan membuat institusi benar-benar comparable.
Input Standardization
3 / 7
Eko Satrio
Arah Desain
Yang perlu dikunci lebih dulu bukan aplikasinya, tapi struktur inputnya.
Sebelum Sistem
Indikator, format bukti, metadata minimum, dan aturan validasi harus dibakukan dulu agar semua institusi masuk melalui logika yang sama.
Sesudah Terkunci
Baru sistem web bisa dipakai untuk scoring, monitoring, dan review tanpa menambah pekerjaan koreksi di belakang.
Design Order
4 / 7
Eko Satrio
Lapisan yang Belum Terlihat
Yang sedang dibangun sebenarnya bukan sekadar jalur pengisian data.
Yang sedang dibangun adalah arsitektur penilaian yang menentukan bagaimana akun institusi, formulir, repositori bukti, aturan scoring, dan dashboard panitia bekerja dalam satu alur yang tidak saling bertabrakan.
Scoring Architecture
5 / 7
Eko Satrio
Nilai Tambah Big Data Thinking
Di sistem seperti ini, yang paling mahal bukan datanya.
Yang paling mahal adalah menjaga data tetap bersih, bisa ditelusuri, bisa diverifikasi, dan tetap terbaca sama oleh pihak yang berbeda.
Data Integrity
6 / 7
Eko Satrio
Penutup Arah
Kalau struktur datanya belum terkunci, sistem hanya memindahkan kompleksitas. Belum membangun legitimasi.
Begitu struktur ini benar, Jawametrik tidak hanya lebih efisien dijalankan, tetapi juga lebih siap dipertahankan saat hasilnya mulai dibaca lebih serius.
Closing Signal
7 / 7